Banyak menara air dibangun selama Revolusi Industri; sebagian di antaranya sekarang dianggap sebagai markah tanah dan monumen arsitektural, dan tidak boleh diruntuhkan. Sebagian lainnya diubah menjadi apartemen atau griya tawang eksklusif.
Di daerah tertentu, seperti New York City di Amerika Serikat, menara air yang lebih kecil dibangun untuk bangunan individu.
Tujuan dari menara air :
Pengguna pasokan air (kota, pabrik, atau bangunan) harus memiliki tekanan air untuk menjaga keamanan pasokan air. Jika suplai air tidak bertekanan cukup, maka bisa terjadi:
1. Air tidak dapat mencapai lantai atas sebuah gedung;
2. Keran tidak dapat mengeluarkan air karena tidak cukup aliran
3. Mengurangi ketergantungan air tanah. Air Tanah biasanya tercemari dengan mikroorganisme , debu, pasir, pupuk , dan terkotaminasi zat beracun lainnya.
selain itu, Menara air dapat memasok air bahkan ketika listrik padam, karena mereka bergantung pada tekanan yang dihasilkan oleh ketinggian air. Tapi ya jangan lama-lama padamnya, karena pompa airnya juga butuh listrik buat mengaliri air ke menara.
1. Air tidak dapat mencapai lantai atas sebuah gedung;
2. Keran tidak dapat mengeluarkan air karena tidak cukup aliran
3. Mengurangi ketergantungan air tanah. Air Tanah biasanya tercemari dengan mikroorganisme , debu, pasir, pupuk , dan terkotaminasi zat beracun lainnya.
selain itu, Menara air dapat memasok air bahkan ketika listrik padam, karena mereka bergantung pada tekanan yang dihasilkan oleh ketinggian air. Tapi ya jangan lama-lama padamnya, karena pompa airnya juga butuh listrik buat mengaliri air ke menara.
Contoh Sistem kerjanya sebagai berikut :
Quote:
1. Pompa mengalirkan air ke menara
2. air tersimpan di menara.
3. Tinggi menara memberikan tekanan hidrostatik untuk mengalirkan air ke pengguna.
Contoh menara air :
Menara air unik berbentuk botol saus tomat di Collinsville, Illinois. Ini juga merupakan botol saus tomat terbesar di dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar